Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Minat Kunjungan Pasien di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi

Main Article Content

Nindita Enhar Satuti
Luci

Abstract

Meskipun kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dalam melakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut masih tergolong rendah. Dalam konteks pendidikan, mahasiswa jurusan Kesehatan Gigi (JKG) memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Selama PKL, mahasiswa tidak hanya memberikan pelayanan klinis tetapi juga edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat. Namun, efektivitas kegiatan ini sangat bergantung pada tingkat pengetahuan masyarakat dan minat mereka untuk memanfaatkan layanan klinik pelayanan asuhan kesehatan gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan gigi dengan minat kunjungan siswa ke klinik Jurusan Kesehatan Gigi. Metode penelitian ini Adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survey. Subyek penelitiian adalah siswa SD lahan PKL. Pengambilan sampel dengan Teknik purpose sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-square. Pengetahuan siswa menunjukkan pengetahuan baik mengenai kesehatan gigi dan mulut (86%). Minat berkunjung ke Klinik Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi JKG menunjukkan persentase tinggi (89%).Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan minat kunjungan siswa ke klinik, dibuktikan dengan hasil uji Chi-square (p = 0,021 ≥ 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan bukan faktor dominan dalam menentukan minat kunjungan.

Article Details

How to Cite
Satuti, N. E., & Fitriyanti, L. (2026). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Minat Kunjungan Pasien di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi. THERA-DENT (jurnal Terapis Gigi Dan Mulut), 7(1), 1–5. https://doi.org/10.62040/thera-dent.v7i1.46
Section
Articles