PENGARUH MEMINUM JAMU BERAS KENCUR TERHADAP pH SALIVA WANITA USIA 20-25 TAHUN (DI STUDIO SENAM PUTRI I PONDOK KOPI JAKARTA TIMUR)

Main Article Content

Rifa Fauziah Syaifia Putri
silvia sulistiani

Abstract

Latar Belakang : pH saliva dalam rongga mulut sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi, ketika pH saliva turun dibawah 5,5 proses demineralisasi menjadi lebih cepat dari remineralisasi. demineralisasi merupakan suatu keadaan dimana kristal-kristal gigi mengalami kehilangan mineral, jika pH didalam mulut naik diatas pH 5,5 maka ion-ion kalsium dan fosfat akan kembali ke permukaan gigi sehingga terjadilah remineralisasi. Tujuan: Mengetahui  jamu beras kencur dapat menaikkan pH saliva serta pengaruh meminum jamu beras kencur terhadap pH saliva wanita usia 20-25 tahun. Metode: Experimen dengan menggunakan rancangan desain kelompok study kasus tunggal (One group pre test and post test), analisa data dilakukan dengan analisa univariat dan analisa bivariat, uji normalitas Shapiro wilk, dan uji Wilcoxon. Hasil: uji statistik rata-rata pH saliva sebelum meminum jamu beras kencur adalah 6,8 dengan kriteria normal dan sesudah meminum jamu beras kencur 6,4 dengan kriteria asam ini menunjukkan adanya penurunan pH saliva kemudian uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada pH saliva saat sebelum dan sesudah meminum jamu beras kencur hasil nilai Sig. 0,000 kurang dari 0,05 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan perubahan yang signifikan pH saliva sebelum dan sesudah meminum jamu beras kencur pada wanita usia 20-25 tahun di Studio Senam Putri I Pondok Kopi Jakarta Timur.

Article Details

How to Cite
Putri, R. F. S., & sulistiani, silvia. (2023). PENGARUH MEMINUM JAMU BERAS KENCUR TERHADAP pH SALIVA WANITA USIA 20-25 TAHUN (DI STUDIO SENAM PUTRI I PONDOK KOPI JAKARTA TIMUR). THERA-DENT (jurnal Terapis Gigi Dan Mulut), 4(1), 28–32. Retrieved from https://ejournal.akgpuskesad-jakarta.com/index.php/TD/article/view/JTD5
Section
Articles